Senin, 20 Mei 2013

REFLEKSI-Traditional - Innovative Teaching _ Oleh Marsigit-



Realita dalam pembelajaran saat ini metode pembelajaran yang digunakan oleh guru ketika proses pembelajaran masih cenderung menggunakan metode tradisional (metode ceramah). Metode tersebut terkesan memposisikan siswa sebagai objek dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi pembelajaran di SD agar pembelajaran yang tercipta adalah pembelajaran yang inovatif, berkualitas, dan menyenangkan bagi anak-anak, sehingga anak tidak merasa jenuh meskipun sedang belajar. Pembelajaran di SD hendaknya disesuaikan dengan kehidupan yang dialami oleh siswa dan disesuaikan dengan kondisi siswa. Metode pembelajaran yang diterapkan seharusnya metode pembelajaran inovatif, yaitu pembelajaran yang berorientasi kepada siswa, tidak berpusat kepada guru. Siswa seharusnya diposisikan sebagai subjek dalam pembelajaran, dilibatkan secara langsung, diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya, menggali potensinya, menemukan sendiri pola-pola pembelajaran sehingga lebih mudah menguasai, menangkap, mempelajari, mengingat, dan mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan. Semua itu tidak lepas dari peran guru untuk mendampingi dan memotivasi siswa untuk aktif dan giat dalam belajar, karena pada dasarnya guru itu berfungsi sebagai fasilitator dalam pembelajaran dan melayani siswa dalam pembelajaran.

http://powermathematics.blogspot.com/2012/11/traditional-innovative-teaching-oleh.html

REFLEKSI-Realistics Mathematics _ by Moerlands-



Pembelajaran matematika diibaratkan seperti gunung es. Dalam matematika realistik terdapat 4 tingkatan, biasanya digambarkan dengan model piramida. Paling puncak adalah matematika formal, dibawahnya ada model formal, model konkret, dan yang paling dasar adalah matematika konkret. 
http://powermathematics.blogspot.com/2012/11/realistics-mathematics-by-moerlands.html

REFLEKSI-Peta 4- Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest-



Dari tabel peta 4 pendidikan dunia yang dibuat Bapak Marsigit dari Paul Esnest, dapat diketahui bahwa dalam dunia pendidikan ada lima perbedaan yang menekankan pada resource (sumber), evaluation (penilaian) dan diversity (keberagaman). Dalam hal ini evaluasi dalam pembelajaran merupakan salah satu hal yang penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi yang dimaksudkan disini ialah evaluasi dengan menggunakan portofolio. Dengan dilakukannya portofolio dapat diketahui sejauh mana perkembangan peserta didik dalam pembelajaran tersebut.

REFLEKSI-Peta 3 - Peta Pendidikan Dunia _ dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest-



Setelah membaca "Peta 3 - Peta Pendidikan Dunia _ dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest" di atas dapat diketahui bahwa pendidikan dibagi menjadi beberapa macam, yaitu industrial trainer,technological pragmatics, old humanist, progressive educator, dan public educator.Dari bermacam-macam pendidikan tersebut tentulah terdapat perbedaan dari masing-masing pendidikan yang nampak jelas dari tabel tersebut.
http://powermathematics.blogspot.com/2012/11/peta-3-peta-pendidikan-dunia-dibuat.html

REFLEKSI-Peta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest-


http://powermathematics.blogspot.com/2012/11/peta-2-peta-pendidikan-dunia-dibuat.html 

Dari "Peta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest" di atas dapat diketahui bahwa pendidikan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah industrial trainer, technologicaal pragmatist, old humanist, progressive educator, dan public educator. Sangat terlihat sekali perbedaan antara jenis-jenis tersebut.

REFLEKSI-Peta 1 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest-



Setelah melihat "Peta 1 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest" di atas dapat diketahui bahwa pendidikan dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu politics, mathematics, dan moral value. Ketiga bagian tersebut memiliki karakteristik dan pemfokusan yang berbeda mengenai apa yang dipelajari.