Rasa
khawatir itu ada dalam diri kita yaitu diantara batas hati dan pikiranmu. Rasa
khawatir dapat hadir baik dalam pikiran maupun hati manusia yang sedang dalam keragu-raguan.
Dari “Elegi Ritual Ikhlas 33: Doakulah
yang tersisa” tersebut rasa ragu-ragu yang muncul adalah ragu-ragu dalam
melakukan kebiasaan. Kebiasaan tanpa memikirkannya adalah mitos. Dengan kata
lain apabila kita mengingat-ingat kebiasaan maka semakin banyaklah mitos-mitos.
Sebenar-benarnya rasa khawatir itu adalah diri kita sendiri dan rasa khawatir
itu akan muncul ketika hati kita kotor. Oleh karena itu bersihkanlah hati kita
agar kita tidak termakan oleh rasa khawatir dengan cara berdoa. Berdoa kepada Allah SWT, bertaubat,
memohon ampun atas segala kesalahan maka hati kita akan menjadi bersih.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun kepada orang-orang yang tidak dalam
kesombongan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar