Sabtu, 04 Mei 2013

REFLEKSI-Elegi Ritual Ikhlas 35: Cendekia yang ber Nurani-



http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-menggapai-cemani.html
Dalam “Elegi Ritual Ikhlas 35: Cendekia yang ber Nurani” di atas dapat diketahui bahwa yang dapat memenangkan perlombaan “menjunjung langit” adalah siapa saja yang berhati ikhlas dan mampu berpikir kritis. Ikhlas atau belum, kritis atau belum kita tidak mengetahuinya. Untuk dapat mengetahuinya kita membutuhkan penilaian dari orang lain. Namun sebenar-benar penilaian itu bukan dari penilaian orang lain melainkan penilaian dari Allah SWT. Itulah yang disebut dengan penilaian absolut. Apa yang ada dalam pikiran manusia dan semua perbuatan manusia itu tidak lepas dari kekuasaan penciptanya, yaitu Allah SWT. Manusia hanya bisa berikhtiar/ berusaha, berdoa, dan menyerahkan hasilkan kepada Allah SWT. Manusia juga harus senantiasa menjaga hati dan pikirannya. Ada tiga kemampuan yang segera diperoleh apabila hati dan pikirannya terjaga, yaitu dia akan bisa merasakan, menyadari, memikirkan, dan menjalani fenomena mendatar (kebiasaan), meruncing (perasaan) dan mengembang (perolehan). Ketiga fenomena itulah sebenar-benar pilar dalam hidup. Semoga kita dapat memahaminya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar