http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-menggapai-cemani.html
Dalam “Elegi
Ritual Ikhlas 35: Cendekia yang ber Nurani” di atas dapat diketahui bahwa yang
dapat memenangkan perlombaan “menjunjung langit” adalah siapa saja yang berhati
ikhlas dan mampu berpikir kritis. Ikhlas atau belum, kritis atau belum kita
tidak mengetahuinya. Untuk dapat mengetahuinya kita membutuhkan penilaian dari
orang lain. Namun sebenar-benar penilaian itu bukan dari penilaian orang lain
melainkan penilaian dari Allah SWT. Itulah yang disebut dengan penilaian
absolut. Apa yang ada dalam pikiran manusia dan semua perbuatan manusia itu
tidak lepas dari kekuasaan penciptanya, yaitu Allah SWT. Manusia hanya bisa
berikhtiar/ berusaha, berdoa, dan menyerahkan hasilkan kepada Allah SWT.
Manusia juga harus senantiasa menjaga hati dan pikirannya. Ada tiga kemampuan
yang segera diperoleh apabila hati dan pikirannya terjaga, yaitu dia akan bisa
merasakan, menyadari, memikirkan, dan menjalani
fenomena mendatar (kebiasaan), meruncing (perasaan) dan mengembang (perolehan).
Ketiga fenomena itulah sebenar-benar pilar dalam hidup. Semoga kita dapat
memahaminya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar