Senin, 20 Mei 2013

REFLEKSI-Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 8: Architectonic Mathematics (1)-



Dari “Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 8: Architectonic Mathematics (1)” dapat diperoleh bahwa pembudayaan matematika di Perguruan Tinggi dapat dilakukan dengan cara mendorong kemandirian mahasiswa untuk membangun sendiri (tentu dengan bantuan dosen), struktur-struktur matematika nya. Karakter belajar matematika orang dewasa dan anak-anak sangatlah berbeda. Oleh karena itu metode pembelajaran yang digunakan ketika di Perguruan Tinggi jangan digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar karena keduanya sangat bertentangan.
http://powermathematics.blogspot.com/2013/04/elegi-pemberontakan-pendidikan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar