Dari
“Elegi Pemberontakan Pendidikan
Matematika 8: Architectonic Mathematics (1)” dapat diperoleh bahwa pembudayaan
matematika di Perguruan Tinggi dapat dilakukan dengan cara mendorong
kemandirian mahasiswa untuk membangun sendiri (tentu dengan bantuan dosen),
struktur-struktur matematika nya. Karakter belajar matematika orang dewasa dan
anak-anak sangatlah berbeda. Oleh karena itu metode pembelajaran yang digunakan
ketika di Perguruan Tinggi jangan digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar
karena keduanya sangat bertentangan.
http://powermathematics.blogspot.com/2013/04/elegi-pemberontakan-pendidikan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar