http://powermathematics.blogspot.com/2010/09/elegi-menggapai-pikiran-jernih.html
Dari jawaban Bapak Marsigit di atas
dapat diketahui bahwa untuk dapat memahami segala sesuatu membutuhkan pemikiran
yang jernih. Dengan pikiran yang jernih maka seseorang akan mampu berpikir
secara luas tanpa disertai dengan emosi.
Tentunya dari pikiran yang jernih
tersebut akan membuahkan hasil yang cemerlang pula. Begitu juga dengan
filsafat. Apabila pikiran kita jernih maka kita akan mudah dalam memahaminya
namun apabila pikiran kita tidak jernih maka kita tidak dapat memahami filsafat
tersebut dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar