Guru tidak boleh berlaku otoriter
terhadap siswanya dalam kegiatan belajar mengajar, tidak boleh memaksakan
kehendaknya kepada siswanya.
Guru haruslah memberikan kesempatan
kepada siswa-siswanya untuk mengembangkan pola pikir mereka tanpa
mengintimidasi sehingga mereka tidak merasa tertekan.
Dengan dilaksanakannya pembelajran
yang demokratis siswa akan jauh merasa lebih senang dalam proses pembelajran.
http://powermathematics.blogspot.com/2012/10/jargon-pertengkaran-guru-dan-siswa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar