Senin, 17 Juni 2013

REFLEKSI-Seorang guru menggapai diri-



Dari “Elegi Seorang Guru Menggapai Diri?” dapat diketahui bahwa setiap kata yang kita produksi sebenarnya adalah penyederhanaan. Ketika kita sedang berbicara dengan orang maka kita yang menjadi subjek yang membahayakan sifat-sifat kita sebagai objek.
Kita patut bersyukur kita masih bisa merasakan capai dan lelah karena capai dan lelah merupakan kodrat dari-Nya. Sementara sebenar-benarnya hidup itu adalah diantara capai dan tidak capai. Oleh karena itu kita senantiasa harus bersyukur terhadap semua nikmat yang telah diberikan Alloh SWT.
http://powermathematics.blogspot.com/2009/01/elegi-seorang-guru-menggapai-diri.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar