Sabtu, 09 Maret 2013

REFLEKSI -Artikel “Bagaimana Siswa Bisa Menentukan Kurikulum?”-



Artikel   Bagaimana Siswa Bisa Menentukan Kurikulum?” sangat mengagumkan dan sangatlah bermanfaat bagi pendidik dan calon pendidik anak bangsa. Kurikulum pendidikan di negeri ini ternyata sangatlah jauh berbeda dengan keadaan kurikulum sekolah di London. Tidak disadari bahwa pendidikan di negara Indonesia masih begitu otoriter. Dalam pembuatan kurikulumnya saja dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Seakan-akan kurikulum pembelajaran disetting oleh guru beserta pemerintah sesuai dengan apa yang mereka kehendaki dan tidak menimbang apa yang menjadi kebutuhan siswanya. Berbeda halnya dengan kurikulum sekolah di London. Disana kurikulumnya disesuaikan dengan kebutuhan siswanya bahkan siswa-siswa dapat meminta pembelajaran sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran yang ada di London benar-benar tidak otoriter dan pembelajarannya berpusat pada siswa. Semoga kedepannya pendidik-pendidik di Indonesia sadar akan pertingnya pembelajaran yang demokrasi dan mengubah cara pembelajaran kearah yang lebih baik lagi yang tentunya berpusat pada siswanya. Guru haruslah kreatif dalam mengolah pembelajaran dan yang tidak kalah pentingnya guru harus bisa menciptakan sendiri LKS untuk siswa dan LKS yang dimaksud fungsinya tidak hanya sesempit sebagai kumpulan soal-soal akan tetapi dengan adanya LKS dapat pula menemukan informsi-informasi dan penemuan-penemuan lainnya yang sifatnya terbimbing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar